Berita

Lulus SNMPTN itu Keren!

Selamat Kepada Siswa-siswi SMA Triguna Jakarta Lulus SNMPTN 2020


Apa sih SNMPTN?


Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan jalur undangan? Tanpa tes dan ujian? Wah! Keren. Siapa sih yang tidak ingin menjadi bagian dari Perguruan Tinggi impian? Tentu semua menginginkan. Ya ‘kan?

Nah! Tahun ini siswa-siswi dari SMA Triguna Jakarta, mendapatkan kesempatan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur SNMPTN. Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, 13 siswa diterima di PTN impian mereka. Dan tidak menutup kemungkinan teman-teman dapat mendapatkan kesempatan yang sama dengan mereka di tahun berikutnya.


Kuota penerimaan di PTN paling banyak dialokasikan di SNMPTN, yakni 40%. Sedangkan 30% dialokasikan untuk SMBPTN dan 30% dialokasikan untuk jalur mandiri.

Salah satu Indeks penilaian SNMPTN adalah prestasi akademik yang dilihat berdasarkan nilai rapor kamu. Untuk anak SMA/MA yang masa belajarnya 3 tahun.

 

Nilai yang dilihat adalah nilai rapor selama 5 semester, yakni semester I kelas X sampai semester I kelas XII. Sedangkan untuk anak SMK, yang masa belajarnya 4 tahun, nilai yang dilihat adalah nilai rapor selama 7 semester.

Disebut jalur undangan, soalnya hanya siswa-siswa tertentu yang bisa mendapatkan undangan SNMPTN. Kalau kamu nggak mendapatkan undangannya, maka sayang sekali kamu nggak bisa mengikuti jalur seleksi SNMPTN. Tapi jangan khawatir, masih ada jalur lainnya kok, yakni SMBPTN dan jalur mandiri.

Nah, kalau nilai rapor sudah ada, kriteria penilaian berikutnya adalah indeks sekolah kamu.

 

Penilaian Indeks Sekolah Sangat Berpengaruh?

 

Walaupun SNMPTN merupakan proses seleksi berdasarkan nilai rapor, tapi ternyata indeks sekolah juga berpengaruh. Persentase setiap sekolah di tiap PTN berbeda-beda. Begini contoh perhitungannya:

Jumlah siswa yang lulus dari sekolah SMA Triguna Jakarta di tiap PTN berbeda:

50 siswa dari 100 pendaftar lulus di PTN A.

30 siswa dari 100 pendaftar lulus di PTN B.

10 siswa dari 100 pendaftar lulus di PTN C.

Persentase sekolah SMA Triguna Jakarta di tiap PTN berbeda:

PTN A: 50% siswa lulus.

PTN B: 30% siswa lulus.

PTN C: 10% siswa lulus.

Jadi begini.

Persentase sekolah SMA Triguna lebih besar di PTN A, yang artinya siswa-siswa di sekolah SMA Triguna lebih besar kemungkinan diterima di PTN A daripada di PTN B dan PTN C. Apakah sudah mengerti?


Nah, tolok ukur indeks sekolah ini ada kriterianya, Loh. Cek di bawah ini deh:



1.       Akreditasi sekolah kamu yang diberikan oleh BAN-SM atau Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah. Akreditasi dibagi jadi empat, yakni A, B, C, dan Tanpa Akreditasi. Sekolah yang punya akreditasi A tentu saja punya indeks sekolah lebih besar.

2.      Jenis kelas: akselerasi, RSBI, atau reguler.  

3.      Banyaknya alumni sekolah kamu yang diterima di PTN tujuan kamu.

4.      IPK dan prestasi alumni sekolah kamu di PTN yang kamu tuju. Misalnya kamu mau masuk PTN Y, nah mereka akan melihat kakak-kakak kelas kamu yang sudah masuk ke PTN Y dan bagaimana prestasi mereka. Kalau prestasi mereka excellent, tentu saja indeks sekolah kamu di PTN Y jadi lebih besar. Tapi, kalau alumni sekolah kamu pernah punya bad experience atau pernah membatalkan undangan SNMPTN dari PTN Y, bisa jadi indeks sekolah kamu turun atau malah di-blacklist. 

5.      Prestasi sekolah kamu di bidang pendidikan. Apakah sekolah kamu aktif ikut kegiatan pendidikan atau perlombaan di berbagai tingkat, baik daerah, nasional, maupun internasional.

 

Well, kira-kira begitulah sedikit pencerahan mengenai SNMPTN. Singkatnya, SNMPTN adalah jalur undangan yang hanya dapat diterima oleh siswa-siswa pilihan. Pilihan ini didasarkan pada nilai rapor kamu selama di sekolah. Lalu, selanjutnya adalah seleksi berdasarkan indeks sekolah dan indeks kewilayahan. Semangat ya. Kamu pasti bisa! (Wahyu)

 

Yuk, ikuti jejak alumni SMA Triguna Jakarta yang melenggang mulus lulus SNMPTN.

Segera daftar sebelum kehabisan kuota di www.smatriguna56/sch.id/ppdb atau hubung admin via whatsapp 08111956079


PPDB ONLINE

PPDB 2021

Berita Terbaru

Belajar di Luar Kelas

Facebook

Instagram