Berita

Atomic Habits Sebagai Kunci Kesuksesan

Hidupmu Tidak Sekedar Transaksi Untung dan Rugi

Percaya atau tidak, kehidupan kamu selama 24 jam akan selalu berbentuk transaksi-transaksi, dan kamu adalah penentu deal or not deal dari setiap tawarannya. Untuk membuktikannya, cobalah ingat perjalananmu hari ini, mulai dari bangun tidur kamu sudah disuguhin berbagai tawaran, saat alarm berbunyi dan mata terbuka, kamu harus memilih antara langsung bangun dan pergi ke kamar mandi atau matikan alarm kemudian tidur kembali, bahkan ada tawaran ketiga, keempat dan seterusnya. Ada yang memilih bangun langsung memeriksa ponsel, membuat kopi, duduk sejenak dan lain sebagainya.

 
Setiap transaksi pasti didahului oleh tawaran-tawaran sebelumnya, patut kamu pertimbangkan dengan matang agar tidak menanggung kerugian. Bahkan, dalam hal ini kamu menjadi pengambil keputusan tertinggi, kamu adalah CEO atas perusahaan yang bernama al-Insan (manusia) dengan brand/merknya ya nama kamu sendiri, kamulah yang bertanggung jawab penuh atas keuntungan dan kerugiannya, kemenangan dan kekalahannya dalam persaingan kehidupan.

Terkadang dalam mengambil keputusan deal or not deal, kamu seringkali dipengaruhi oleh sesuatu yang berada di luar dirimu, misalnya jika kamu sedang di lingkungan keluarga, Ibu adalah orang yang sering mengambil peran menjadi penasehat keputusan yang akan kamu ambil, satu ketika peran itu berganti kepada ayah, kakak atau adik sekalipun tergantung transaksi kehidupan apa yang sedang kamu lakukan.

Kembali pada keputusan bangun tidur yang dikemukakan di awal, kamu yang masih duduk di bangku sekolah pasti sering dinasehati Ibu atau ayah untuk tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, lalu nasehat itu masuk dalam mindset-mu, tapi keputusan tetap ada pada dirimu, bisa saja kamu menolaknya dan memilih bangun lebih siang, alasanmu sederhana, karena sekarang proses belajar cukup dari rumah dan tidak perlu mengejar waktu berangkat ke sekolah. Inilah contoh kecil transaksi dalam kehidupan, kamu telah membeli bangun pagi dengan bangun lebih siang, dan pasti ada untung ruginya dalam setiap keputusan yang kamu pilih. Ternyata sebagian besar kehidupanmu adalah berupa transaksi-transaksi seperti ini.

Al-Qur’an sebagai buku petunjuk perusahaanmu, memberikan panduan agar brand/merk yang melekat pada dirimu senantiasa mendatangkan keuntungan, tidak hanya keuntungan di dunia tetapi juga di kehidupan setelahnya.

Allah SWT memberikan isyarat perniagaan kehidupan yang tidak akan pernah mengenal kata rugi selamanya (lihat QS. Al-Shaf ayat 10 – 12),  kamu diperintahkan Allah SWT untuk membeli akhirat dengan dunia, kurang lebih seperti ini implementasinya

a.      Memilih beriman kepada Allah SWT dan rasul-Nya dari pada menjadi Kafir (non muslim),
b.      Memilih bersungguh-sungguh berada di jalan Allah SWT dengan segenap jiwa raga dan harta dari pada bermain-main atau mempermainkan hukum Allah SWT

Dengan demikian kamu akan mendapatkan keuntungan berupa ampunan Allah SWT, dimasukkan ke surga dan itulah kemenangan/keuntungan yang luar biasa. Dan masih banyak lagi contoh ayat-ayat Al-Qur’an memberikan petunjuk untuk selalu mendapatkan keuntungan dari setiap transaksi kehidupan kita.


Jadikan setiap transaksi kehidupanmu memiliki sistem yang otomatis baik

 
Apa yang kamu lakukan jika ada salah satu follower Instagrammu selalu berkomentar negatif disetiap konten yang kamu posting? Otomat unfollow bisa menjadi pilihan nyaman dari disrupsi si dia. Hal yang sama sangat logis jika diterapkan kepada teman yang egois, rendah solidaritasnya, dan tidak peka terhadap sesama teman. Tapi, pernah gak sih kamu otomat unfollow karakter-karakter negatif yang muncul dari dirimu? Merasa tidak nyaman dengan karakter negatif yang sering muncul, katakanlah seperti malas kerjakan tugas, menunda shalat dan sering marah-marah sendiri jika dihadapkan pada keadaan yang tidak kamu inginkan, lalu kamu otomat meninggalkan semuanya dan menggantinya dengan hal-hal yang positif. Jika ya! kamu luar biasa, berarti sistem otomatisasi dalam dirimu bekerja dengan baik.
 
Aduh, tapi itu sulit dilakukan dan butuh perjuangan mati-matian! Nah, ini dia yang sering meracuni cara berpikir kita. Cobalah kamu perhatikan binaragawan, apakah otot-otot besar mereka dan badan tegapnya terbentuk hanya dalam satu malam? Seringkali kamu hanya melihat hasil akhir tanpa mengetahui proses panjang di belakangnya, dan ini yang membuatmu selalu terpaku pada hasil yang ingin kamu capai tanpa memperhatikan perbaikan-perbaikan kecil yang seharusnya kamu lakukan dalam proses mencapai hasil.
 
Kenapa kamu harus tahu hal ini? Ya, karena dalam perjalanan kehidupan akan banyak hal yang  mendisrupsi kebaikan-kebaikanmu, dulu saat kamu SD hingga SMP lebih sering membaca Al-Qur’an, masih mengaji rutin setiap malam, lalu ada apa dengan hari ini? kemana menghilang kebiasaanmu yang dulu? Bukankah itu artinya kamu telah kehilangan otomatisasi kebaikan-kebaikan yang pernah kamu lakukan?
 
Mengambil keputusan untuk menentukan sikap, merespon suatu masalah yang singgah di kehidupan, semua itu tidak terlepas dari transaksi yang memberikanmu pilihan-pilihan A hingga Z sekalipun, ingat dalam transaksi selalu ada kemungkinan untung dan rugi, selalu ada tawaran baik dan buruk dan lain sebagainya, menariknya kamu harus selalu memilih dan menerima satu tawaran dan mengabaikan tawaran yang lain, jika saja dalam dirimu sudah ada otomatisasi untuk selalu bersikap baik dan bertindak positif, maka kamu tidak perlu berpikir keras untuk membuat satu pilihan yan tepat.
 
Kebiasaan baik yang kamu bangun sesungguhnya dapat menjadikan transaksi-transaksi yang kamu lakukan akan terjadi secara otomatis memberikan keuntungan, keuntungan itu berupa kesuksesan hidup yang gemilang, hingga suatu saat orang-orang disekitarmu berdecak kagum dan mengatakan luar biasa hebat atas dirimu, mereka hanya tahu endingnya, tetapi tidak pernah memperhatikan bagaimana caramu membuat sistem otomatis yang membawa kepada kesuksesanmu.
    
Ciptakan Sistem Otomatis, Karena kebaikan itu di Lahirkan

Tidak ada sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini dengan sim salabim seperti pada dunia sihir. Semua membutuhkan proses yang intens untuk menjadi wujud yang sempurna, berlaku juga untuk kamu, harus ada niat yang kuat, konsistensi dan pembiasaan diri yang selalu kamu lakukan, hingga tidak terasa kamu telah merasakan hasilnya.
 
Nah! Berikut adalah 4 kaidah dalam melakukan perubahan perilaku agar tercipta otomatisasi kebiasaan yang positif.
 
1. Kaidah pertama adalah menemukan petunjuk, sebagai seorang muslim sudah pasti Al-Qur’an menjadi petunjuk paripurna baginya, ambillah satu petunjuk di dalamnya, misalnya Al-Qur’an memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para mukminin yang memiki keahlian (ilmuwan) lihat Q.S Al-Mujadalah ayat 11, ini adalah petunjuk bahwa kamu sebagai muslim dianjurkan untuk menjadi ilmuwan yang menguasai keahlian ilmu di bidang tertentu, lalu apa yang harus dilakukan dengan petunjuk ini? jadikan petunjuk itu terlihat jelas dan nyata di hadapanmu, lihatlah di lingkunganmu dan dimanapun tempatnya, adakah seorang ilmuwan yang rendah derajatnya? Sengsara kehidupannya? Tidak bermanfaat dan tidak dihargai di masyarakat? tentu mereka semua hidup sangat terhormat. Nah! Jadilah petunjuk itu nyata dan terlihat

2. Kedua adalah Gairah, jika kamu sudah mengetahui petunjuk bahwa Allah SWT memberikan derajat tinggi kepada orang yang beriman dan berilmu, maka selanjutnya adalah rasa keinginan untuk menjadi ilmuwan itu menjadi tinggi, jadikan petunjuk yang sudah terlihat tadi menjadi menarik bagimu, setiap disebutkan kesuksesan seorang ilmuwan hati kamu semakin menginginkan hal yang sama, dan keinginanmu tidak lagi terbendung untuk bisa menjadi ilmuwan.
 
3. Ketiga adalah memberikan tanggapan, jika menurutmu menjadi ilmuwan sangat menarik, maka segeralah berikan tanggapan positif untuk profesi itu, dan jadikan jalan menuju kesana terlihat mudah, jangan berpikir sulit karena itu akan menghentikan langkahmu. Dengan demikian kamu akan menikmati proses dan hanya sibuk dengan prosesnya, yaitu belajar sebagai jalan untuk menjadi ilmuwan, tidak terpaku pada hasil. Seperti tujuan makan adalah menghilangkan lapar, namun yang kamu lakukan adalah menikmati makanan favoritmu, dan tanpa disadari rasa lapar sudah hilang saat makanan sudah selesai dinikmati.


4. Keempat menjadikannya memuaskan, satu persatu proses yang kamu jalani akan selesai, dan saat itulah jadikan rasa puas dalam hatimu, ibarat proses pembelajaran demi pembelajaran, ujian demi ujian yang telah di lalui menjadikan rasa puas di hatimu, dan akhirnya kamu diwisuda sebagai sarjana sekaligus menjadi ilmuwan yang ahli di bidangnya.


Nah, begitu mudahnya. Mulai saja dari yang terkecil dan termudah, maka tidak akan menjadi beban sama sekali dalam melakukannya. Empat kaidah perubahan perilaku ini akan menjadikanmu kembali kepada pribadi yang lebih baik lagi di masa depan, yang penting kamu selalu menemukan petunjuk kebaikan itu, lalu menjadikannya terlihat menarik dan mudah kamu lakukan, nah pada akhirnya, atomic habits akan menjadi sarana untuk kesuksesan setiap transaksi kehidupanmu. Selamat mencoba!   (Wahyu)

PPDB ONLINE

PPDB 2021

Berita Terbaru

Belajar di Luar Kelas

Facebook

Instagram