Berita

Ujian Momentum untuk Belajar

Ujian itu untuk Belajar!

Saat ini peserta didik kelas XII SMA Triguna Jakarta sibuk dengan serangkaian ujian akhir, ada yang memasang wajah semangat 45, wajah yang datar hingga wajah gelisah memikirkan masa depan. Semua itu tidak terlepas dari bagaimana persiapan mereka menghadapi serangkaian ujian yang harus mereka tuntaskan.

Persiapan fisik dan mental perlu mendapatkan porsi yang secukupnya untuk menghadapi ujian, Jika tidak ada persiapan yang baik, rasanya seperti memikul beban berat yang menyebabkan kelelahan jiwa dalam mengikuti serangkaian proses ujian, akhirnya stress menjadi fenomena yang biasa, bahkan terkesan menyerah pada proses ujian yang sedang berjalan.

Fenomena ini hampir terjadi disetiap momentum ujian nasional. Siswa dituntut belajar melebihi porsi dari biasanya, mulai dari ujian praktik yang menguras energi dan pikiran, dilanjutkan serangkaian try out UN yang diselenggarakan dari pihak sekolah dan instansi lainnya, hingga ujian lainnya yang memang harus mereka selesaikan sebelum Ujian Nasional sendiri berlangsung. Melelahkan fisik dan mental sih sudah pasti, sekiranya mereka boleh memilih tentulah mereka memilih lulus saja tanpa ujian. Mungkinkah?

Nah! Memiliki energi terbarukan dalam menghadapi serangkaian ujian akhir sangat dibutuhkan, mereka harus diberikan nutrisi jiwa yang seimbang, antara lain dengan cara memberikan suntikan makanan bergizi optimistis ke dalam jiwa mereka, mengubah sudut pandang yang selama ini menganggap belajar untuk ujian menjadi ujian untuk belajar, dan mengajari mereka agar tetap berdo’a dan bersyukur setiap kali mengikuti rangkaian ujian.


Kunci Sukses UN

Seluruh rangkaian kehidupan manusia hakikatnya adalah berupa ujian. Mereka yang sukses dan bahagia dalam hidupnya adalah mereka yang selalu menyikapi setiap ujian sebagai bahan pembalajaran, dengan demikian ia menjadi sadar, jika hidup adalah ujian maka belajar mempersiapkan cara dan langkah menghadapinya adalah suatu keharusan, menentukan strategi agar dapat melaluinya dengan baik. Pun, jika ia gagal ia akan kembali lebih giat lagi mempelajari kegagalannya, lalu mengubahnya menjadi sebuah keberhasilan.

Statement ujian untuk belajar perlu dihujamkan ke dalam jiwa para peserta didik, jangan sampai mereka mengatakan dalam hati ujian lagi ujian lagi! tanpa nilai mentereng pun bisa kok masuk perguruan tinggi. Nah! Jika hari ini mereka tidak siap menyelesaikan tanggungjawab mereka, bagaimana nanti mereka siap memikul tanggungjawab terhadap keluarga dengan baik, terhadap masyarakat dan warga negara tentunnya, menghindarkan penyesalan panjang dalam kehidupan mereka akan jauh lebih baik dari pada memberikan kelonggaran tanggungjawab mereka saat ini.

Selanjutnya yang harus dipersiapkan peserta didik dalam rangkaian ujian akhir adalah menjaga fisik agar tetap bugar, mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat, dan tentu saja harus berlatih lebih banyak lagi, bukankah lebih baik lelah belajar sekarang daripada harus menderita penyesalan panjang di hari kemudian. Meninggalkan segala hal yang tidak dapat memberikan konstribusi keberhasilan untuk UN dengan mengurangi update status, meninggalkan sesuatu yang berbau pacaran yang tidak baik untuk kesehatan jiwa dan raga, kurangi nonton televisi dan kumpul teman yang sekedar untuk ketemuan.

Selain itu, sadar akan harapan kedua orangtua kepada dirinya juga menjadi nutrisi jiwa yang baik, kebahagian orangtua adalah saat mereka mampu menuntaskan kasih sayangnya dengan memberikan pendidikan yang terbaik, dan tentu dibalas dengan prestasi terbaik dari anaknya. Begitu juga Ibu dan Bapak Guru yang sudah 3 tahun menjadi motivator, inovator dan edukator bagi anak-anaknya, akan sangat bahagia bila proses ujian akhir ini dapat diikuti oleh semua anaknya dengan optimal. Akhirnya, doa dan tawakkal kepada-Nya merupakan harapan terakhir setelah segala ikhtiar dilaksanakan secara optimal, sesungguhnya Dia Maha Pendengar Doa dan Pemberi anugerah kesuksesan bagi hamba-Nya yang bertawakkal. Amin (Wahyu)

PPDB ONLINE

PPDB 2021

Berita Terbaru

Belajar di Luar Kelas

Facebook

Instagram